hadis

  • 3 kali tiupan sangkakala, daripada tulang ekor diciptakan kembali manusia di hari kiamat

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 203:

    Tiupan sangkakala akan terjadi tiga kali iaitu tiupan mengejutkan (nafkhatul faza’), tiupan mematikan (nafkhatus sa’iq) dan tiupan membangkitkan (nafkhatul ba’ats).

    Muslim meriwayatkan dalam sahihnya: Daripada Abu Hurairah sabda Rasulullah SAW (mafhumnya): Jarak antara dua tiupan ialah empat puluh.

    Mereka bertanya: Wahai Abu Hurairah, 40 hari?

    Dia menjawab: Aku tidak tahu.

    Mereka bertanya: 40 bulan?

    Dia menjawab: Aku tidak tahu.

    Mereka bertanya: 40 tahun?

    Dia menjawab: Aku tidak tahu.

    Kemudian turunlah air dari langit, lalu mereka (penghuni kubur) tumbuh seperti tumbuhnya sayuran.

    Rasulullah bersabda: Tidak satu pun anggota tubuh manusia kecuali hancur, selain satu tulang saja, iaitu tulang ekor. Dan daripada tulang itulah penciptaan (tubuh manusia) disusun kembali pada hari kiamat.

  • Kiamat berlaku apabila tidak terdengar lagi kalimat tauhid

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 160/161:

    Imam Ahmad meriwayatkan: Daripada Anas, Rasulullah bersabda (mafhumnya): Kiamat tidak akan terjadi, sehingga di muka bumi tidak terdengar lagi ucapan “La ilaha illallah”.

    Imam Ahmad juga meriwayatkan: Daripada Anas, Rasulullah bersabda (mafhumnya): Tidak berlaku kiamat, sehingga tidak diucapkan di bumi, Allah, Allah.

    Demikian juga menurut riwayat Muslim: Tidak berlaku kiamat, sehingga tidak diucapkan di bumi, Allah, Allah.

  • Sejahat-jahat manusia, kubur dijadikan masjid

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 160:

    Imam Ahmad meriwayatkan: Daripada Abdullah bin Mas’ud, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah bersabda (mafhumnya):

    Sesungguhnya kepandaian bicara itu punya daya tarik. Dan sejahat-jahat manusia adalah mereka yang masih hidup sewaktu terjadi kiamat, dan mereka yang menjadikan kubur mereka sebagai masjid.

  • Keutamaan Jumaat: Doa mustajab, peristiwa terkait Nabi Adam, haiwan terlelap dan kiamat terjadi

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 228:

    Imam Malik bin Anas meriwayatkan: Daripada Abu Hurairah, Rasulullah bersabda (mafhumnya):

    Allah berfirman — Sebaik-baik hari yang disinari matahari adalah hari Jumaat. Pada hari itu, Adam diciptakan, pada hari itu dia diturunkan, pada hari itu dia diterima taubatnya, pada hari itu dia meninggal dan pada hari itu pula terjadi kiamat. Dan tidak seekor pun binatang melata di bumi melainkan terlelap pada hari Jumaat, sejak bermulanya waktu Subuh hingga terbit matahari, kerana takut kepada hari kiamat selain manusia dan jin. Dan pada hari Jumaat itu ada suatu saat yang mana tidak seorang pun hamba (Allah) yang Muslim yang kebetulan melakukan solat dan meminta sesuatu kepada Allah saat itu, melainkan Dia memberikannya.

  • Sebaik-baik hari dan peristiwa besar pada Jumaat, jasad kalangan nabi tidak dimakan bumi

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 229:

    Imam Ahmad bin Hanbal meriwayatkan: Daripada Aus bin Aus ats-Tsaqafi, Rasulullah SAW bersabda (mafhumnya): Sebaik-baik hari kamu adalah hari Jumaat. Pada hari itu diciptakan Adam, pada hari itu dia dicabut nyawanya. Pada hari itu sangkakala ditiup (tiupan mengejutkan) dan pada hari itu pula (ditiup tiupan yang) mematikan. Maka, perbanyakkanlah membaca selawat kepadaku padanya (pada hari Jumaat), kerana selawat kamu sekalian diperlihatkan kepadaku.

    Maka, mereka (para sahabat) bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana mungkin selawat kami diperlihatkan, jika anda telah hancur?

    Baginda menjawab: Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla mengharamkan bumi memakan jasad kalangan nabi solawatullahi ‘alaihim (selawat Allah ke atas mereka).

  • Nabi Muhammad pemimpin anak cucu Adam, pertama dikeluarkan dari bumi, pertama beri syafaat dan diterima syafaatnya

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 229:

    Muslim bin Hajjaj meriwayatkan, bahawa perawi hadis ini berkata, Abu Hurairah menceritakan kepadanya, Rasulullah SAW bersabda (mafhumnya): Aku adalah pemimpin anak cucu Adam pada hari kiamat, orang yang pertama sekali dikeluarkan dari rekahan bumi, orang yang pertama sekali memberi syafaat dan orang yang pertama diterima syafaatnya.

  • Orang mengucapkan “La ilaha illallah”, tidak sepi di dalam kubur

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 265:

    Diriwayatkan daripada Ibn Umar, Rasulullah SAW bersabda (mafhumnya): Orang yang sentiasa mengucapkan “La ilaaha illallaah” (ertinya: Tiada tuhan melainkan Allah) tidak akan mengalami kesepian di dalam kuburnya, mahupun pada hari perhimpunan. Seolah-olah aku telah berada bersama mereka, ketika mereka mengibaskan debu dari wajah mereka, lalu mereka berkata: Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan daripada kami.

  • Orang yang dapat syafaat Nabi Muhammad

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 278/279:

    Al-Bukhari meriwayatkan: Daripada Jabir bin Abdillah, sabda Rasulullah SAW (mafhumnya): Sesiapa mengucapkan ketika mendengar seruan (azan):

    اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ القَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا الَّذِى وَعَدْتَهُ

    (Wahai Allah! Pemilik seruan yang sempurna dan solat yang akan didirikan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, dan angkatlah dia ke tempat terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya), maka, orang itu akan mendapat syafaatku pada hari kiamat.

  • 5 perkara diberikan kepada Nabi Muhammad

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 279:

    Dalam sahih Bukhari, sahih Muslim dan yang lain: Diriwayatkan daripada Jabir dan yang lain, Rasulullah SAW bersabda (mafhumnya):

    “Aku diberikan lima perkara yang tidak diberikan kepada seorang pun antara para nabi sebelumku.

    Aku diberikan pertolongan berupa rasa takut (di hati musuh) dalam jarak perjalanan sebulan.

    Dihalalkan bagiku harta rampasan perang, padahal itu tidak dihalalkan bagi sesiapa pun sebelumku.

    Bumi bagiku dijadikan tempat subur dan suci, sehingga di mana pun seseorang daripada umatku mengalami waktu solat, maka solatlah.

    Aku diberikan syafaat.

    Dan setiap nabi hanya diutus kaumnya saja, sedangkan aku diutus kepada seluruh umat manusia.”

    * NOTA: Pernyataan “aku diberikan syafaat” maksudnya syafaat yang diminta oleh umat manusia kelak pada hari kiamat kepada Nabi Adam, namun dia menyatakan “Aku tidak patut memberikan itu. Pergilah kamu kepada Nuh.” Nabi Nuh pun berkata sama dan menyarankan umat manusia meminta kepada Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim menyarankan agar memintanya kepada Nabi Musa. Nabi Musa menyarankan memintanya kepada Nabi Isa. Nabi Isa menyarankan memintanya kepada Nabi Muhammad. Baginda SAW berkata: Akulah pemilik syafaat itu. Akulah pemilik syafaat itu.

  • Dajal muncul dari sebelah Khurasan

    Menurut Huru-hara Hari Kiamat, halaman 93:

    Imam Ahmad meriwayatkan: Daripada Amr bin Huraib, ketika Abu Bakar as-Siddiq sembuh daripada suatu penyakit yang dideritainya. Dia keluar menemui khalayak meminta maaf atas sesuatu, lalu berkata: “Kami hanya menginginkan kebaikan.”

    Selepas itu dia berkata: Rasulullah pernah bercerita kepada kami (ertinya): “Sesungguhnya dajjal akan keluar di suatu negeri di sebelah timur, yang disebut Khurasan. Dia akan diikuti bangsa-bangsa berwajah (penampilan) bagaikan perisai yang ditempa.”

    Peta Khurasan dan sekitarnya pada abad ke-7/8 (Wikipedia). Peta ini sekadar menambahkan pengetahuan dan bukannya sebagai suatu justifikasi muktamad.